Hati Tidak Pernah Buta Maret 14, 2008
Posted by masghofur in nulis.trackback
Semalam saya nonton acara Kick Andi. Tokoh yang dihadirkan adalah Jhony Indo, mantan bintang film sekaligus perampok kelas kakap di Indonesia. Ada beberapa titik yang menarik bagi saya.
Pertama, ketika Jhony Indo di introgasi oleh seorang polisi bijak. Ketika itu, Jhony Indo menangis…hatinya tersentuh. Padahal kata2 Pak Polisi ini biasa aja. Tapi saya yakin karena Pak Polisi ini berkata dengan tulus dan Jhony Indo membuka hatinya, makanya dia tersentuh.
Kedua, Jhony Indo tu terkenal sebagai perampok yang bersih. Dalam perampokan bersama klomplotannya (PACINKO) tidak ada catatan pembunuhan atau pemerkosaan. Bahkan mereka membagikan sebagian hasil jarahannya kepada orang-orang miskin. Dari sini kita tahu, ternyata sejak awal Jhony Indo memang membuka mata hatinya.
Ketiga, ketika melihat hidup Jhony Indo saat ini yg sederhana dan aktif dalam mengajak orang ke jalan yang benar yang sangat berbeda sekali dengan kehidupannya sebelumnya. Tapi ia berkata “SAYA BAHAGIA”. So, sekali lagi terbukti epicentrum kebahagian adalah hati.
Hati adalah salah satu komponen manusia yang misterius. Ia seperti makhluk hidup tersendiri. Ia selektif dan seperti punya indera. Ia bisa membedakan yang baik dan benar, mana yang membahagiakan dan mana yang menyengsarakan. Ia tidak bisa dibohongi. Dan satu lagi, ia TIDAK PERNAH BUTA…Hanya saja kita sering mengabaikannya.
Hati tidak pernah buta, begitu judul tulisan mas ghofur ditampilkan..
Memang hati tak pernah buta, namun mengapa manusia sering dibutakan hatinya oleh cinta..
Hati mengikuti apa yang dicintainya, warnailah hati dengan akan cinta terhadap kebaikan..
sori boz…komen mu masuk k spam.
ini baru aku de-spamin.
btw, gw agak pusing boz, kalo ngomongin cinta…
MG