Lowongan di TPI Mei 12, 2008
Posted by masghofur in info.3 comments
BROADCASTING CAREER OPPORTUNITY
We are a fast growing national broadcasting company is currently seeking young and talented individuals to fill following positions: (lagi…)
Lowongan di BII Mei 12, 2008
Posted by masghofur in info.add a comment
Our vision is to become the best local bank providing world class standard of customer service and product innovation.
One of Bii strategy to aim that vision is by aligning the organization, human resources and culture. This will include establish a high performance, merit based organization; develop best-in class HR to support people development and promote teamwork, align the organization to support the business priorities, and perform our work according to our Code of Ethic and Code of Conducts at all times.
To actualize that, Bii determine that hiring the best talent who have strong passionate to grow, high integrity, continuous learning attitude, think out of the box and eager to face new challenge to grow with us in a long mutual employment, will take an important part.
To our talent, Bii offer continuous and comprehensive learning program throughout your career. Aside from that, Bii also provide career development in line with your performance and contribution and to the company.
So, if you inspired to join our bank who believes in values for integrity, trust and professionalism, simply complete the following application form. We will review your application and if you meet our qualification, we will invite you to join our selection process. We look forward to receiving your application. (lagi…)
10 Tayangan Televisi Bermasalah Mei 12, 2008
Posted by masghofur in info.1 comment so far
Jum’at, 9 Mei 2008, KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) mempublish 10 tayangan televisi bermasalah. Kesepuluh tayangan tersebut adalah :
Cinta Bunga (SCTV),Dangdut Mania Dadakan 2 (TPI), Extravaganza (Trans TV), Jelita (RCTI), Mask Rider Blade (ANTV), Mister Bego (ANTV), Namaku Mentari (RCTI), Rubiah (TPI), Si Entong (TPI), dan Super Seleb Show (Indosiar).
KPI menyatakan bahwa suatu tayangan dinilai bermasalah apabila mengandung unsur kekerasan (fisik, sosial, dan psikologis) baik dalam bentuk tindakan verbal maupun non verbal, pelecehan terhadap kelompok masyarakat maupun individual, penganiayaan terhadap anak serta tidak sesuai dengan norma-norma kesopanan dan kesusilaan.
Yang saya heran, hampir semua stasiun TV tidak menyiarkan publikasi KPI di atas (karena pada “kena” kali yee…dasar! lagi2 kepentingan yang bermain). Setahu saya cuma TV-ONE yang menyiarkan publikasi KPI di atas, itupun gak detil. Makanya saya cari di website dan saya sebarluaskan. Menurut saya ini penting…karena acara televisi kita saat ini sudah MEMPRIHATINKAN. Banyak acara televisi yg tidak layak di tonton, tidak mendidik, tidak mencerminkan nilai2 kesopanan dan kesusilaan, mengajarkan kita berjudi (acara kuis2), dst. Ada juga acara yang ditayangkan tidak sesuai dengan obyek pemirsanya, misal film sinchan…setau saya d jepang sendiri film ini diperuntukkan untuk remaja, sementara di kita menjadi konsumsi anak-anak.
Saya berharap KPI lebih intensif melakukan evaluasi terhadap tayangan2 televisi di Indonesia agar kita tidak dirugikan akibat dampak buruk siaran2 yang tidak bermutu. Selanjutnya KPI harus bersikap tegas terhadap siapapun yang melakukan pelanggaran. Kalo para stasiun TV itu membandel, cabut aja ijin siarannya.
sumber : klik disini
telpon santet/death call/sms merah Mei 12, 2008
Posted by masghofur in info.7 comments
Beberapa hari ini muncul isu tentang telpon setan atau telpon yg dapat menyebabkan kematian penerimanya seketika setelah menerima panggilan tsb (ada yg menyebutnya death call) atau sms merah, sms layar merah yang dapat menewaskan penerimannya seketika. Tadi pagi selintas saya melihat salah satu televisi (maaf, saya gak sempat catat stasiun TVnya apa en acaranya apa) membahas masalah ini dan pakar telematika kita mas Roy Suryo berpendapat ttg ini pada liputan tsb, termasuk cross check kepada beberapa orang yg dianggap menjadi korban dari telpon/sms tersebut. Kesimpulannya (lagi…)